Apa itu teknik shading wajah? Dalam dunia kecantikan, kesehatan kulit wajah dan make up merupakan hal terpenting.
Make up sendiri merupakan seni merias wajah dengan cara mengubah garis-garis wajah untuk menutupi kekurangan dan menyempurnakan penampilan menggunakan berbagai alat dan bahan kecantikan.
Ada banyak jenis-jenis make up yang kini diaplikasikan oleh banyak orang untuk menunjang penampilan agar wajah terlihat lebih fresh. Salah satu hal penting dalam make up adalah shading yang merupakan bagian dari teknik contouring.
Teknik shading merupakan sebuah cara untuk membentuk garis wajah agar terlihat menjadi lebih simetris dan ideal. Teknik shading diaplikasikan di beberapa sisi wajah, seperti pipi, dadi, hidung dan dagu menggunakan beberapa tools kosmetik.
Teknik shading bisa membantu untuk membentuk pipi yang lebih tirus atau hidung agar terlihat lebih mancung, sehingga saat Anda menghadiri sebuah acara akan lebih percaya diri dengan penampilan.
Namun untuk penggunaan sehari-hari, disarankan Anda menggunakan teknik shading yang lebih simpel atau tidak terlalu tebal sehingga cocok untuk make up tipis.
Tools Make Up Untuk Teknik Shading Wajah
Foundation
Foundation merupakan sebuah tool make up yang paling penting digunakan sebagai base make up. Pilihlah foundation yang memiliki warna satu tingkat di atas tone kulit. Aplikasikan foundation di seluruh wajah dan leher, fungsinya untuk meratakan warna kulit dan menutupi noda di wajah.
Contour
Contour merupakan sebuah tool make up yang memiliki warna gelap seperti cokelat. Contour digunakan untuk membentuk bayangan atau garis wajah tegas ketika Anda melakukan shading di pipi, hidung dan dagu. Anda bisa memilih warna contour dua atau tiga tingkat lebih gelap dari warna kulit.
Concealer
Concealer digunakan untuk membentuk highlight. Warnanya lebih cerah dibandingkan contour, berguna untuk menutupi warna kulit di bagian tertentu seperti di bawah mata dan mempertegas shading yang Anda bentuk dengan contour.
Brush
Pilihlah brush yang tipis, lebar dan halus agar nyaman saat disapukan di atas wajah. Bentuk brush sangat berpengaruh terhadap hasil dari teknik shading yang digunakan.
Teknik Shading Untuk Wajah
Sama seperti dalam aplikasi make up secara umum dari segi pemilihan warna foundation, bedak dan lipstik berdasarkan warna kulit atau cara penggunaan blush on sesuai bentuk tulang pipi.
Teknik shading juga memiliki beberapa jenis pengaplikasian berdasarkan bentuk wajah. Berikut langkah-langkah teknik shading yang bisa Anda ikuti berdasarkan berbagai bentuk wajah.
Bentuk Wajah Square
Bentuk wajah square cenderung lebar dan rahang yang menonjol. Untuk contour wajah, Anda bisa lakukan teknik shading di bagian rahang dan dahi agar wajah terlihat lebih sempit.
Aplikasikan contour di kedua sisi rahang dan dahi, kemudian concealer di bagian tengah dagu, bawah mata dan bagian tengah dahi.
Bentuk Wajah Segitiga
Bentuk wajah segitiga memiliki bagian atas yang lebih sempit daripada bagian bawah. Anda bisa melakukan teknik shading wajah di bagian rahang dengan mengaplikasikan contour di kedua sisi rahang agar terlihat lebih sempit.
Selanjutnya untuk bagian pipi dan dahi menggunakan concealer yang berwarna lebih terang agar terlihat lebar.
Bentuk Wajah Bulat
Agar pipi terlihat lebih tirus, lakukan teknik shading wajah terutama di bagian pipi. Anda bisa aplikasikan contour di kedua sisi pipi paling luar, di kedua tulang pipi, di sepanjang garis rambut atas, lalu di dua sisi dahi dan di sisi terluar rahang.
Untuk concealer, aplikasikan di bagian tengah dahi, di bawah mata dan di bagian tengah dagu.
Bentuk Wajah Panjang
Teknik shading untuk bentuk wajah panjang bisa Anda gunakan untuk membuat wajah terkesan lebih lebar.
Anda bisa aplikasikan contour sepanjang garis rambut dan sisi kening, kemudian di bawah tulang pipi dan sisi bawah tulang rahang.
Untuk highlight, gunakan concealer pada sisi tengah dagu, bawah mata dan di atas tulang alis.
Bentuk Wajah Oval
Anda bisa aplikasikan contour di bagian sisi kening dan di bawah tulang pipi agar bentuk wajah menjadi simetris.
Untuk highlight, bisa Anda gunakan di bagian tengah kening, tengah dagu, dan di atas tulang alis untuk menonjolkan bagian-bagian tersebut. Lalu gunakan concealer di bagian bawah mata agar terlihat cerah.
Bentuk Wajah Hati
Teknik shading ini digunakan agar bentuk wajah lebih seimbang karena wajah hati memiliki bentuk lebih lebar di bagian atas dan sempit di bagian bawah.
Anda bisa aplikasikan contour di bawah tulang pipi, tarik garis dari sisi telinga hingga ke tengah pipi.
Kemudian di sisi kening dan di ujung dagu. Untuk highlight, aplikasikan di tengah kening dan di tengah dagu.
Jangan lupa concealer di bawah mata agar terlihat lebih cerah. Selanjutnya, blend contour dan highlight dengan menggunakan brush.
Lakukan dengan hati-hati agar hasilnya tidak berantakan dan terlihat natural. Setelah semuanya merata, gunakan bedak untuk mengunci agar make up bisa bertahan lama.
Teknik Shading Untuk Hidung
Teknik shading untuk hidung bisa membuat tampilan hidung lebih tirus dan mancung. Anda bisa aplikasikan contour di kedua sisi tulang hidung, Anda bisa tarik garis lurus dari atas ke bawah di sepanjang tulang hidung.
Untuk bagian ujung hidung, gambar huruf U dengan contour. Kemudian, aplikasikan highlight atau foundation berwarna terang di bagian tengah tulang hidung.
Selanjutnya, ratakan dengan baik agar tidak berantakan sehingga akan menghasilkan bentuk hidung yang lancip dan ideal.
Wajah akan terlihat lebih tegas dan ideal. Teknik shading ini bisa Anda gunakan untuk berbagai acara, membuat Anda semakin percaya diri dengan tampilan garis wajah.
Demikian informasi dari MUA Jakarta mengenai teknik shading yang bisa Anda aplikasikan untuk make up.









