Rencana pernikahan bisa berbeda-beda antar pasangan, salah satu tren wedding populer yaitu intimate wedding. Tren pernikahan satu ini punya beberapa keunggulan tertentu terutama dari segi esensi sakral dan efisiensi biaya. Yuk kenali lebih lanjut mengenai konsep intimate wedding.
Apa itu Intimate Wedding?
Dari kata-katanya, Anda bisa tahu kalau intimate wedding merupakan konsep acara pernikahan yang lebih intim dari biasanya.
Lalu bagaimana caranya agar bisa lebih intim? Bisa dengan lebih fokus pada esensi sakral dengan kapasitas lebih minim.
Jadi, tamu yang diundang umumnya lebih sedikit dari pada acara pernikahan biasanya. Mereka yang diundang hanya dalam lingkup saudara, keluarga inti atau orang-orang dekat saja seperti sahabat.
Untuk kisaran jumlah tamu undangan dalam intimate wedding, bisa antara 45-80. Meski ini adalah standar kisaran, tapi jumlah tamu bisa kurang dari itu juga tergantung visi penyelenggara.
Intimate wedding memang terasa menjauhi budaya pernikahan itu sendiri karena berbeda dari biasanya. Tapi justru konsep private wedding inilah konsep pernikahan yang lebih sakral.
Adanya kesempatan intimate wedding bisa memaksimalkan momen perkenalan dua belah pihak keluarga. Bisa dibilang intimate wedding fokus ke kualitas alih-alih kapasitas besar.
Mengapa Harus Intimate Wedding?
Intimate wedding semakin dilirik banyak calon pasangan menikah. Beberapa hal menjadi alasan mengapa intimate wedding perlu dipertimbangkan.
Sebagai staf EO, saya pernah mengurus acara intimate wedding dan banyak keunggulan dari konsep ini. Simak beberapa aspek berikut yang menjadi kelebihan dari konsep intimate wedding;
1. Lebih Fokus Pada Esensi Sakral Pernikahan
Pernikahan tentunya adalah momen yang sakral dan penuh nilai-nilai moral kehidupan di dalamnya. Jika terlalu banyak orang dalam venue wedding, kemungkinan untuk persatuan pihak keluarga bisa berkurang.
Alih-alih hanya menjadi penonton saja, tiap tamu dalam intimate wedding bisa menjadi “peserta”. Peluang untuk interaksi satu sama lain bisa lebih tinggi dengan adanya konsep intim seperti ini.
Semua yang hadir di acar bisa lebih khusyuk juga dalam berdoa dan mengharapkan yang terbaik untuk pasangan.
2. Cenderung Lebih Berkualitas
Selain nilai sakral, nilai-nilai lain dalam pernikahan bisa lebih berkualitas dengan adanya intimate wedding. Alih-alih fokus pada mengurus banyaknya tamu, tiap yang hadir bisa lebih fokus ke nilai-nilai kualitas.
Misalnya penyelenggara bisa fokus ke kualitas hidangan makanan tamu undangan. Dekorasi juga bisa ditingkatkan maupun aspek-aspek lainnya.
Pada dasarnya, intimate wedding merupakan konsep yang minimalis tapi berkualitas. Anda tidak perlu ribet mengurus kapasitas besar tapi bisa fokus ke kualitas acara.
Intimate wedding tidak memerlukan banyak kursi dan meja, areanya juga tidak perlu luas-luas. Dari hal tersebut Anda bisa alokasikan dana untuk venue yang lebih berkualitas seperti gedung yang bagus.
3. Solusi Pernikahan Hemat Biaya
Dari segi efisiensi biaya, intimate wedding lebih disarankan. Dari berbagai ciri intimate wedding menandakan kalau Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya pernikahan.
Meski Anda fokus pada kualitas venue, hidangan dan sebagainya, tapi Anda tetap harus atur anggaran dengan baik agar menghemat biaya pernikahan.
Meski menerapkan intimate wedding, tapi bisa saja biaya pernikahan yang dikeluarkan tidak terkendali jika tidak diatur dengan baik.
Untuk lokasi venue, bisa diusahakan elegan meski secara keseluruhan sederhana. Intinya adalah kemungkinan mengeluarkan biaya lebih karena banyak tamu bisa dihindari dengan intimate wedding.
4. Baik Untuk Mentalitas Calon Pengantin
Sering kali pengantin berpikir berlebihan karena adanya acara pernikahan bahkan sampai stres. Konsep intimate wedding bisa berdampak baik untuk mentalitas calon pengantin.
Mereka bisa lebih menikmati acara karena persiapan yang lebih minimal. Sementara pada kasus pernikahan besar-besaran, calon pengantin bisa saja lebih rumit memikirkan-nya.
Meski memakai jasa penyelenggara sekali pun, calon pengantin dan keluarga bisa terbebani pikirannya. Karena intimate wedding adalah acara skala kecil, maka kemungkinan stres karenanya bisa berkurang.
5. Mempermudah Sajian Hiburan
Menyediakan sajian hiburan dalam acara pernikahan bisa lebih mudah jika dalam skala lebih kecil. Permainan atau hiburan lain bisa diadakan untuk jumlah tamu yang tidak berlebihan.
Dengan begitu efek menyenangkan dari permainan bisa dirasakan seluruh tamu. Pengaturan dresscode juga bisa lebih mudah jika skalanya lebih kecil.
Intinya adalah intimate wedding bisa memaksimalkan quality time untuk keluarga dan saudara.
Praktik Terbaik Penyelenggaraan Intimate Wedding
Meski konsep intimate wedding itu sangat ideal untuk pernikahan yang efisien dan sakral, tapi tetap harus ada upaya-upaya tertentu.
Karena akan menjadi momen seumur hidup, maka perlu pertimbangan matang-matang sebelum pernikahan diselenggarakan. Berikut beberapa praktik penting dalam menyelenggarakan intimate wedding;
1. Tempat Mana Yang Terbaik Untuk Intimate Wedding?
Tempat ideal untuk intimate wedding adalah yang tidak terlalu luas. Anda tidak perlu sewa gedung yang kapasitas-nya besar karena akan mubazir nantinya.
Selain menyesuaikan kapasitas, pastikan lokasi tersebut sesuai dengan gaya atau konsep acara. Jika Anda berencana menyelenggarakan intimate wedding dengan konsep pesta luar ruangan, pastikan area-nya mencukupi.
Sebenarnya mencari lokasi untuk intimate wedding lebih mudah dari pada pernikahan biasa pada umumnya. Jangan lupa untuk memastikan kemudahan aksesnya juga, akses ke venue harus bisa menggunakan mobil.
2. Siapa Saja Yang Diundang?
Jumlah tamu undangan intimate wedding lebih terbatas. Karena terbatas, maka Anda harus lebih cermat dalam memilih yang diundang.
Coba untuk lebih selektif ketika menentukan tamu terutama untuk sahabat dan rekan kerja. Coba untuk tulis pada kertas siapa saja yang memungkinkan diundang sebagai orang terdekat.
Lalu jika harus diseleksi lagi, pertimbangkan kedekatan Anda dengan orang tersebut. Ada kalanya Anda harus tega melepaskan daftar undangan karena faktor kapasitas.
3. Pertimbangkan Acara Live Streaming
Karena tidak perlu menyiapkan lebih banyak hal, live streaming bisa lebih mudah dilakukan. Inilah salah satu tren populer acara wedding yang relevan dengan gaya hidup banyak orang sekarang.
Adanya live streaming berdampak baik mereka yang tidak memungkinkan hadir. Meski tidak langsung hadir, mereka bisa tetap mengetahui kondisi acara pernikahan.
Untuk melancarkan live streaming, Anda mungkin membutuhkan penyelenggara yang mahir teknologi. Jadi, pastikan itu terlebih dahulu agar tidak ada kendala serius dalam live streaming acara.
4. Upayakan Kualitas Hidangan Yang Terbaik
Karena tidak perlu menyiapkan banyak porsi, sudah seharusnya Anda fokus ke kualitas hidangan tersebut. Kualitas katering merupakan salah satu aspek yang sering diperbincangkan para tamu undangan.
Untuk momen lebih berkualitas, pastikan menu katering Anda memiliki cita rasa lezat dan lengkap. Manfaatkan dengan baik kesempatan tes makanan yang biasanya disediakan oleh vendor katering.
Kesimpulan
Intimate wedding merupakan salah satu tren acara pernikahan yang populer. Konsep pernikahan satu ini lebih efisien dari segi biaya, lebih mengutamakan kualitas dan bisa menghindari beban pikiran berlebih.
Penyelenggaraan intimate wedding kurang lebih sama dengan pernikahan biasanya tapi dalam skala lebih kecil. Mereka yang hadir pada intimate wedding adalah orang terdekat, termasuk keluarga inti, saudara, sahabat dan orang terdekat lainnya.
Untuk memaksimalkan intimate wedding, perlu pemilihan hidangan yang berkualitas, lokasi yang kapasitasnya sesuai.









